Archive for December 5, 2009

Saya Suka Cuaca Hari Ini

Selalu bersyukur akan membuat kita bahagia.

Beberapa cerita berikut ini menggambarkannya…

Begitu memasuki mobil mewahnya, seorang direktur bertanya pada sopir pribadinya, “Bagaimana kira-kira cuaca hari ini?”

Si sopir menjawab, “Cuaca hari ini adalah cuaca yang saya sukai.”

Merasa penasaran dengan jawaban tersebut, direktur ini bertanya lagi, “Bagaimana kamu bisa begitu yakin?”

Supirnya menjawab, “Begini, pak, saya sudah belajar bahwa saya tak selalu mendapatkan apa yang saya sukai, karena itu saya selalu menyukai apapun yang saya dapatkan”.

December 5, 2009 at 6:52 am Leave a comment

Bukan Masalah

Seorang gadis kedapatan menangis di suatu senja tanpa diketahui sebab musababnya.

Si ayah lalu bertanya kepada si gadis, “Kenapa kamu menangis?”, si gadis tidak menjawab malah tambah keras nangisnya. Lalu ayahnya berkata sambil berteriak, “Kalau kamu terus menangis pergi kamu keluar dari rumah ini!!”

Si gadis dalam isak tangis karena takut diusir dari rumah mengatakan, “Saya hamil.. “.

“Ya Tuhan, siapa yang menghamili kamu?”, si gadis menjawab..

“Kakek ditengah hutan.”

“Astaga, orang durhaka, selama ini dia sangat kita hormati, sangat bijaksana, ternyata tega berbuat hal demikian…”

Waktu terus berlalu, akhirnya setelah 9 bulan, lahirlah bayi gadis itu, lalu ayah gadis itu beserta orang-orang sekampung pergi mendatangi kakek di tengah hutan itu.. Kakek itu tinggal di dalam gubuk bersama binatang-binatang peliharaannya (ada ayam, kerbau, kambing, bebek). Si ayah lalu berteriak, “Hei orang munafik keluar kau dari gubukmu…”

Kreek… krekk pintu gubuk terbuka, si kakek berjalan terseok-seok diiringi binatang-binatang peliharaannya.

Ayah si gadis berteriak, “Terimalah ini hasil dari kedurhakaanmu”, lalu si ayah melempar bayi si gadis itu.. dan…. hap.. si kakek dengan terkejut menangkap si bayi itu, dan bayi itu berhasil ditangkapnya tanpa terjatuh. Si kakek itu tidak bertanya apa-apa, dia hanya tersenyum dan menjawab, “No Problem, bukan masalah.”

Kemudian dia kembali masuk ke dalam gubuk reotnya.

Satu tahun berlalu, si gadis kedapatan tengah menangis lagi… si ayah yang melihatnya lalu bertanya lagi, “Kenapa lagi kau… kau hamil lagi……?”, Si gadis kembali menangis, dan setelah reda tangisnya dia berkata, “Saya telah memfitnah orang, yang menghamili saya bukan kakek ditengah hutan melainkan seorang pemuda tanggung yang melarikan diri dari tanggung jawab”.

Si ayah lalu berkata, “Ya Tuhan, jadi selama ini kita telah berburuk sangka terhadap kakek yang baik hati itu”.

Akhirnya si ayah beserta si gadis dan seluruh penduduk kampung kembali mendatangi kakek di tengah hutan.

Si ayah berteriak dari luar, “Kakek maafkan kami, kami telah salah menuduh engkau telah melakukan hal keji terhadap anak saya, karena ternyata bukan engkau yang melakukannya, maukah engkau memaafkan kami?”

krek krek krek, pintu gubuk terbuka, si kakek keluar diiringi binatang-binatang peliharaanya (ada ayam, kambing, bebek, kerbau) dan satu lagi seorang bocah berumur satu tahun. Si gadis yang melihat puteranya tersebut, kemudian berkata kepada si kakek, “Kakek, bolehkah saya membawa anak saya ini?”

Si kakek tersenyum dan menjawab, “No Problem, bukan masalah”

Akhirnya si gadis membawa puteranya tersebut pulang kembali kerumah bersama ayah dan seluruh penduduk kampung tersebut.

***

Sungguh indah bukan cerita tersebut, mengajarkan kita bagaimana menjadi orang merdeka, seperti si kakek, yang menghadapi masalah demi masalah tanpa beban. Kitapun diajar untuk dapat menjadi orang merdeka, jangan kita dipasung oleh belenggu-belenggu kehidupan yang sebenarnya sanggup untuk kita patahkan.

Jadilah orang merdeka, karena dengan merdeka kita dapat hidup damai dan dengan kedamaian kehidupan terasa indah.

December 5, 2009 at 6:49 am Leave a comment

Tragedi Pesta Anggur

Ada kebiasaan pesta anggur untuk menandai berakhirnya musim panen anggur di sebuah desa di Perancis. Untuk pesta itu, setiap keluarga petani diwajibkan menyumbangkan 5 liter anggur terbaik miliknya, untuk mengisi tong-tong anggur yang akan mereka minum bersama-sama.

Pada malam hari, saat pesta dimulai, kepala desa yang juga petani anggur, diminta membuka tutup tong tersebut. Acara selanjutnya, anggur itu akan dibagi-bagikan untuk minum bersama. Saat kepala desa membuka tong dan mengisi gelas pertama, kemudian mencicipinya..ternyata isinya hanya air tawar.

Kepala desa tersentak dan teringat akan perilaku seorang warganya yang kikir. Diseretnya petani kikir itu ke depan arena pesta sambil berteriak “Hei, kamu petani kikir , aku tahu engkau menuangkan 5 liter air tawar ke dalam tong ini! Lihatlah sekarang, perbuatanmu telah membuat seluruh anggur yang sudah kita panen menjadi tawar”

Si tertuduh terdiam malu sekali. Dia memang melakukannya.

Dalam perjalanan pulang seusai pesta sang kepala desa berpikir keras, “Bagaimana mungkin 5 liter air tawarku ditambah dengan 5 liter air tawar yang dituang petani kikir itu mampu menawarkan seluruh anggur dalam tong sebesar itu?”

Tetapi rupanya setiap warga desa itupun berpikir sama seperti kepala desanya. Setiap warga ternyata hanya membawa 5 liter air tawar dan menahan anggur terbaiknya di rumah masing-masing. Semua orang yakin bahwa dalam tong anggur sebesar itu, sedikit air tawar yang dituangkannya tak akan berpengaruh, apalagi merusaknya.

December 5, 2009 at 6:46 am Leave a comment

Rahasia Jagung Terbaik

Seorang wartawan mewawancarai seorang petani untuk mengetahui rahasia di balik buah jagungnya yang selama bertahun-tahun selalu berhasil memenangkan kontes perlombaan hasil pertanian. Petani itu mengaku ia sama sekali tidak mempunyai rahasia khusus karena ia selalu membagi-bagikan bibit jagung terbaiknya pada tetangga-tetangga di sekitar perkebunannya.

“Mengapa anda membagi-bagikan bibit jagung terbaik itu pada tetangga-tetangga anda? Bukankah mereka mengikuti kontes ini juga setiap tahunnya?” tanya sang wartawan.

“Tak tahukah anda?,” jawab petani itu.

“Bahwa angin menerbangkan serbuk sari dari bunga-bunga yang masak dan menebarkannya dari satu ladang ke ladang yang lain. Bila tanaman jagung tetangga saya buruk, maka serbuk sari yang ditebarkan ke ladang saya juga buruk. Ini tentu menurunkan kualitas jagung saya. Bila saya ingin mendapatkan hasil jagung yang baik, saya harus menolong tetangga saya mendapatkan jagung yang baik pula.”

Begitu pula dengan hidup kita. Mereka yang ingin meraih keberhasilan harus menolong tetangganya menjadi berhasil pula. Mereka yang menginginkan hidup dengan baik harus menolong tetangganya hidup dengan baik pula. Nilai dari hidup kita diukur dari kehidupan-kehidupan yang disentuhnya.

December 5, 2009 at 6:44 am Leave a comment

Disini Jual Ikan Segar

Seseorang mulai berjualan ikan segar dipasar. Ia memasang papan pengumuman bertuliskan “Disini Jual Ikan Segar”

Tidak lama kemudian datanglah seorang pengunjung yang menanyakan tentang tulisannya. “Mengapa kau tuliskan kata :D ISINI? Bukankah semua orang sudah tau kalau kau berjualan DISINI , bukan DISANA?”

“Benar juga!” pikir si penjual ikan, lalu dihapusnya kata “DISINI” dan tinggallah tulisan “JUAL IKAN SEGAR”.

Tidak lama kemudian datang pengunjung kedua yang juga menanyakan tulisannya. “Mengapa kau pakai kata SEGAR? bukankah semua orang sudah tau kalau yang kau jual adalah ikan segar, bukan ikan busuk?”

“Benar juga” pikir si penjual ikan, lalu dihapusnya kata “SEGAR” dan tinggallah tulisan “JUAL IKAN”

Sesaat kemudian datanglah pengunjung ke tiga yang juga menanyakan tulisannya : “Mengapa kau tulis kata JUAL? Bukankah semua orang sudah tau kalau ikan ini untuk dijual, bukan dipamerkan?”

Benar juga pikir si penjual ikan,, lalu dihapusnya kata JUAL dan tinggalah tulisan “IKAN”

Selang beberapa waktu kemudian, datang pengunjung ke 4, yang juga menanyakan tulisannya : “Mengapa kau tulis kata IKAN?, bukankah semua orang sudah tau kalau ini Ikan bukan Daging?”

“Benar juga” pikir si penjual ikan, lalu diturunkannya papan pengumuman itu.

***

Bila kita ingin memuaskan semua orang, kita takkan mendapatkan apa-apa!

December 5, 2009 at 6:43 am Leave a comment

Older Posts


Wisdom of The Month

Untaian Motivasi & Inspirasi

Hari-Hari yang Berharga

December 2009
M T W T F S S
« Nov   Apr »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Jumlah Kunjungan

  • 4,778 Kunjungan

Tulisan Teratas


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.