Kita Tak Pernah Punya Hak Untuk Mengeluh
December 11, 2009 at 3:10 am 8 comments
Jadilah pribadi yang hebat dengan tidak pernah mengeluh. Kadang kita merasa punya hak untuk mengeluh karena motor kita mogok di jalan dah harus mendorong sampai satu kilometer. Tak pernah terlintas dalam benak kita bahwa seorang pria tua renta masih harus mengayuh sepedanya belasan bahkan puluhan kilometer setiap hari, melewati teriknya panas dan guyuran hujan, hanya untuk mencari beberapa ribu rupiah. Yang itu semua dijalaninya tanpa ada kata-kata protes pada Sang Maha Kuasa.
Dilihat dari sudut pandang ini, kita yang tiap hari kerja di gedung yang megah, di ruang ber-AC, dan penghasilan berkali-kali lipat UMR. Kita bukanlah apa-apa dibanding lelaki tua renta yang tiap hari bersepeda dari ke kampung ke kampung menjajakan jualannya, hanya mengenakan pakaian usang yang entah sudah berapa tahun, sendal jepit, dan topi tuanya. Dalam hal rasa syukur kita kalah telak dengan sang lelaki tua renta dengan sepedanya.
Entry filed under: My Notes. Tags: Rasa Syukur.
1.
Didien® | December 11, 2009 at 3:32 am
pertamaxxx..
kunjungan perdana saya kesini…artikel yg sangat menarik..
salam, ^_^
2.
Caride™ | December 11, 2009 at 3:35 am
mengeluh hanya akan menghambat kita untuk bisa lebih maju, bukan begitu kawan..??
salam kenal
3.
d-Gadget™ | December 11, 2009 at 3:36 am
tulisan yg sangat inspiratif dan penuh makna..thxsharenya
4.
omiyan | December 11, 2009 at 8:21 am
namun bolehkah kita mengeluh ketika birokrasi membatasi hak kita….????
http://bungaliani.wordpress.com/2009/12/11/birokrasi-kompleks-hari-gini/
5.
inzpiratif | December 11, 2009 at 8:39 am
Saya rasa tetap tidak ada alsan untuk mengeluh. Bukankah ada jauh lebih banyak hal untuk disyukuri daripada dikeluhkan. Anyway, ada perbedaan antara mengeluh dan komplain. Kalau kita mengeluh kita tidak punya keinginan atau rencana untuk memperbaiki situasi, hanya sekedar mengeluarkan unek-unek
6.
rinatrilestari | December 12, 2009 at 8:26 am
kita punya hak untuk mengeluh tapi apa hak harus selalu untuk dituntut atau digunakan, itu yang menurut saya harus direnungkan.
7.
rayyahidayat | December 13, 2009 at 2:16 pm
Mengeluhlah, jika mengeluh menyelesaikan masalah.
8.
inzpiratif | December 14, 2009 at 12:15 am
Dimana logikanya mengeluh bisa menyelesaikan masalah. Can u xplain?