Posts tagged ‘Sales’

Pembeli Istimewa

Pada suatu hari, ketika Jepang belum semakmur sekarang, datanglah seorang peminta-minta ke sebuah toko kue yang mewah dan bergengsi untuk membeli manju (kue Jepang yang terbuat dari kacang hijau dan berisi selai). Bukan main terkejutnya si pelayan melihat pelanggan yang begitu jauh sederhana di tokonya yang mewah dan bergengsi itu. Karena itu dengan terburu-buru ia membungkus manju itu. Tapi belum lagi ia sempat menyerahkan manju itu kepada si pengemis, muncullah si pemilik toko berseru, “Tunggu, biarkan saya yang menyerahkannya”. Seraya berkata begitu, diserahkannya bungkusan itu kepada si pengemis.

Si pengemis memberikan pembayarannya. Sembari menerima pembayaran dari tangan si pengemis, ia membungkuk hormat dan berkata, “Terima kasih atas kunjungan anda”.

Setelah si pengemis berlalu, si pelayan bertanya pada si pemilik toko, “Mengapa harus anda sendiri yang menyerahkan kue itu? Anda sendiri belum pernah melakukan hal itu pada pelanggan mana pun. Selama ini saya dan kasirlah yang melayani pembeli”.

Si pemilik toko itu berkata, “Saya mengerti mengapa kau heran. Semestinya kita bergembira dan bersyukur atas kedatangan pelanggan istimewa tadi. Aku ingin langsung menyatakan terima kasih. Bukankah yang selalu datang adalah pelanggan biasa, namun kali ini lain.”

“Mengapa lain,” tanya pelayan.

“Hampir semua dari pelanggan kita adalah orang kaya. Bagi mereka, membeli kue di tempat kita sudah merupakan hal biasa. Tapi orang tadi pasti sudah begitu merindukan manju kita sehingga mungkin ia sudah berkorban demi mendapatkan manju itu. Saya tahu, manju itu sangat panting baginya. Karena itu saya memutuskan ia layak dilayani oleh pemilik toko sendiri. Itulah mengapa aku melayaninya”, demikian penjelasan sang pemilik toko.

December 3, 2009 at 11:08 am Leave a comment

Memancing

Seorang pemuda yang berasal dari Texas pindah ke California dan melamar pekerjaan di sebuah pusat pertokoan yang besar. Pemilik pertokoan itu bertanya, “Apakah engkau mempunyai pengalaman kerja sebagai sales?”

Pemuda itu menjawab, “Saya adalah seorang salesman di tempat tinggal saya, di Texas”. Pemilik toko menyukai pemuda itu dan memberinya pekerjaan. “Engkau dapat memulainya esok. Saya akan datang untuk melihat pekerjaanmu setelah toko tutup.”

Hari pertamanya bekerja memang berat, namun ia dapat melaluinya dengan baik. Sesudah toko tutup, pemilik toko itu datang. “Berapa banyak penjualanmu hari ini?” Pemuda itu menjawab, “Satu”. Pemilik toko itu berkata, “Hanya satu? Penjual kami rata-rata berhasil menangani 20 sampai 30 penjualan perhari. Berapa jumlah penjualan tersebut?” Pemuda itu menjawab, “$101,237.64.” Pemilik toko itu bertanya, “$101,237.64? Apa saja yang berhasil kau jual?”

Pemuda itu menjelaskan, “Mula-mula saya menjual kail berukuran kecil kepada pembeli tersebut. Kemudian kail ukuran sedang, lalu kail ukuran besar. Akhirnya alat pancing ikan yang baru. Saya juga bertanya kepadanya ke mana ia akan pergi memancing, dan ia menjawab ke pantai, dan saya katakan bahwa ia mungkin akan membutuhkan perahu, maka kami pergi ke bagian penjualan perahu, dan ia membeli perahu Chris Craft bermesin dua. Lalu katanya, mobil Honda Civic yang dimilikinya takkan mampu untuk menarik perahu tersebut, maka kami pun menuju ke bagian penjualan mobil, dan ia membeli mobil Blazer 4×4.”

Pemilik toko bertanya, “Seorang pembeli datang kemari hanya untuk membeli kail tetapi engkau berhasil menjual perahu dan mobil kepadanya?”

Pemuda itu berkata, “Tidak, ia sebenarnya datang untuk membeli pembalut wanita untuk istrinya, dan saya hanya menyarankan, ‘Bagaimana kalau akhir pekan ini Anda manfaatkan untuk pergi memancing?’”

December 3, 2009 at 10:25 am Leave a comment


Wisdom of The Month

Untaian Motivasi & Inspirasi

Hari-Hari yang Berharga

June 2012
M T W T F S S
« Apr    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Jumlah Kunjungan

  • 4,778 Kunjungan

Tulisan Teratas


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.